1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer>

Saling Serang

Saya cuma ingin ikut nimbrung, saat masing-masing bloger punya nurani, punya pilihan dan punya rasa sendiri. Semoga saat kita asik menulis dan berkomentar masih ada sedikit perhatian pada nasib diri, nasib bangsa sesungguhnya. Tanpa bermaksud mengurui, saya yakin setiap penulis punya keinginan perbaikan walaupun kadang kita tersesat pada kebenaran kita. Kebenaran dari sebuah perenungan kita, kebenaran dari sebuah pertemanan kita, atau bahkan kebenaran dari mimpi-mimpi yang kita alami.

Saling serang antar pendukung calon presiden Indonesia membuat saya harus bangun lebih pagi, supaya tau apa yang terbaru, tak terasa waktu telah lewat dan kata akhir yang saya temukan adalah "pilihan saya si A dan dia tetap memilih B dan C". Jadi kesimpulannya semua sudah pada "pinter", pinter menilai, pinter bersikap, dan pinter mempertahankan pilihannya. Dalam hati saya selalu berkeyakinan, salah satu dari kita kurang informasi, kurang dekat dengan pilihannya, dan terlalu percaya pada satu sumber yang salah atau manipulatif.

Tapi apa yang musti diambil pelajarannya, orang pintar minum Tolak angin (Bukan sekedar Iklan), banyak yang harus kita pahami, butuh 350 tahun untuk merdeka setelah diadu domba dan di jajah turun temurun, butuh 32 tahun untuk menolak hutang dan menaikan pemimpin baru, sederhannya atau yang paling gampang menunggu pemimpin bener semua. Pemimpin yang bukan bilang paling miskin atau paling kaya, tapi pemimpin yang punya nurani dan berkorban paling banyak. Selamat saling menyerang semoga pilihannya jalan benar, kalaupun salah yang cepat tobat mumpung masih terang.

Selamat Jalan Michael Jakcson...semoga Calon presiden Indonesia sempat mengenangmu dan menyanyikan lagu Black or White

Follow us on Twitter